Antologi Syair : Berteduh di Atas Awan
Antologi Syair : Berteduh di Atas Awan
Berteduh di atas awan menyimpan makna dasar dalam menjalani alur kehidupan kita sebagai manusia, di dalam kitab telah terlukis dengan indah perbedaan manusia dan hewan sebagai khalifah di belahan bumi yang maha seni ini. Manusia merupakan hayawanu annatiiqu, makhluk non eternal yang dianugerahi akal untuk menjadikan bumi sebagai kanvas utama dalam sebuah lukisan kehidupan dunia. Makna yang termaktub dalam pesan Berteduh di atas awan Adalah bahwa sesungguhnya manusia, sekalipun merasa bisa dalam berbagai sisi kehidupan pada sejatinya dianalogikan sebagai seorang bayi yang tubuhnya baru saja berjumpa dengan dunia. Artinya manusia sebagai makhluk ciptaanNya merupakan kuas yang dilukis oleh penciptanya untuk menciptakan keseimbangan dalam sebuah kanvas kehidupan.