Antologi Puisi: Pertapaan di Rumah Tuhan
Antologi Puisi: Pertapaan di Rumah Tuhan
Puisi tidak hanya sebatas kata yang diikat frasa atau klausa, dipola dengan tanda baca serangkai dengan titik koma, membariskan nada dan rasa. Tapi, sampai benar-benar berarti dan sampai ke hadapan pembaca, bahkan dibacakan di khalayak ramai. Seperti halnya kebesaran bukan sebagai suatu karunia yang jatuh dari langit, semua mesti digalang dari pasir dan kerikil, dilepa, diikat dengan keringat, dan dibuat cerlang bersinar dengan akal fikir.